Journalistry’s Blog

November 17, 2008

kreatifkah anda ???

Filed under: Uncategorized — journalistry @ 3:54 am
Tags:

Menjadi seorang yang kreatif memang harus di perlukan sekarang ini.Selain kita hebat dalam hal kerja otot.Kita di tuntut untuk bisa kerja otak pula.
Kreativitas merupakan kemampuan aktif untuk mencari dan mengembangkan ide atau gagasan. Menurut Adi Wijaksana, Psi, konsultan manajemen mutu dari PQM, kreativitas memiliki arti yang sangat luas. Tidak hanya sebatas menciptakan sesuatu yang baru, tapi juga keterampilan untuk menyelesaikan masalah.

Setiap orang adalah kreatif tetapi harus di sadari pula bahwa kita harus memiliki sikap ; selalu ingin tahu, melihat masalah sebagai sebuah tantangan, mau menghadapi tantangan, peduli pada hal yang tidak normal dan termotivasi untuk menyelesaikannya, optimis,dan punya imajinasi yang luas, termasuk bisa membayangkan masalah dengan berbagai solusi.

Lantas, bagaimana cara menggali kreativitas? Menurut Adi, ada lima kiat untuk menemukan ide-ide segar dan orisinil.

* Pertama, kenali dulu kebutuhan atau masalah yang ingin diselesaikan. Misalnya bagaimana cara menarik klien untuk memasang iklan.

* Kedua, berpikirlah dengan bebas, cari solusi dengan cara yang tidak sebagaimana mestinya untuk menghasilkan terobosan baru.

* Ketiga, masa inkubasi. Tidak perlu langsung mengambil keputusan, namun pikirkan hal lain agar masalah mengendap dalam pikiran. Konsentrasi yang dibarengi relaksasi adalah kunci dari teknik kreatif. Pada tahap ini, luangkan waktu untuk melakukan sesuatu yang sifatnya menyenangkan hati.

* Keempat,
temukan solusi. Biasanya solusi sering muncul secara mendadak saat Anda sedang melakukan kegiatan lain, misalnya saat ngemil atau ngobrol. Solusi juga bisa muncul dari berbagai alternatif yang sudah dikeluarkan.

* Terakhir, lakukan evaluasi. Pilih solusi yang paling signifikan untuk dilakukan, berdasarkan beberapa kriteria, misalnya biaya, kemudahan, waktu, dan sebagainya.

sumber : kompas.com

November 15, 2008

The Sunrise On Boko

Filed under: Uncategorized — journalistry @ 5:38 am
Tags:

Siapa yang tidaka kenal dengan nama tempak ini,Ya itulah Istana Ratu Boko.atau banyak orang wan wisatawan menyebutnya “BOKO”.Percaya atau tidak ada banyak keajaiban di sana.Dan sedikitpun yang menyadari bahwa di sana ada pemandangan yang indah dan bahkan luar biasa.Bisa di bilang ini menjadi suatu pemandangan yang berharga yang nantinya menjadi suguhan yang tidak di lupakan.

Untuk menikmatinya, anda bisa mendaftar sebagai peserta Boko Trekking di Taman Wisata Candi. Dengan menjadi pendaftar di sini.anda akan di suguhi jalanan yang mengasikan dan mungkin anda akan di ajak berkeliling dengan paket-paket acara yang di sajikan oleh pihak pengelola.Percayalah harga yang anda bayar tak sebanding dengan apa yang akan anda saksikan nantinya.

Perjalanan bermula dengan walking,atau kita diajak jalan pagi-pagi sekali demi sebuah perjuangan yang begitu indah.Dan selain itu kita di ajak untuk menghirup udara segar yang nantinya akan membuat kita semakin terhipnotis dengan suasana alam yang begitu luar biasa segar.Betapa tidak,meski anda tau suasana yang begitu gelap tapi ini tidak membuat suasana terlihat angker.melainkan suasana akan terlihat mengasikan karena kita nantinya akan di ajak untuk mengunjungi sebuah pemandangan yang megah.Perjalanan yang di mulai pada pukul 03.00 pagi. seakan tidak membuat kitam lelah

Medan menuju Bukit Tugel, tempat anda akan menikmati salah satu fajar terindah, sebenarnya tidak begitu sulit sehingga anda tak perlu merasa khawatir. Di samping itu, pihak penyelenggara tour telah menyediakan pemandu sehingga akan memudahkan petualangan anda yang baru pertama mendaki bukit. Namun demikian, beberapa peralatan pribadi seperti baju lapangan, helm, sepatu gunung, senter dan obat-obatan tetap perlu disiapkan.

Selama perjalanan menuju Bukit Tugel, anda memang kurang dapat melihat panorama alam sekitar karena hari masih gelap, namun anda dapat mendengar musik alam yang syahdu. Jika peka, anda bahkan dapat mengetahui saat musik alam itu mulai berganti menjelang pagi tiba, suara serangga tanah dan burung malam yang semula mendominasi digantikan oleh kok ayam, suara burung gereja dan sedikit keramaian yang ditimbulkan oleh aktivitas warga sekitar.

Perjalanan menuju Bukit Tugel melelahkan akan berakhir saat menjelang fajar sehingga anda dapat beristirahat sejenak untuk menunggu sang mentari menampakkan diri. Sambil duduk, menikmati kopi atau teh hangat yang dibawa dari tenda dan bercakap dengan teman tentu akan menyenangkan. Berbicara tentang rencana satu tahun ke depan dalam hidup masing-masing dan membuka diri terhadap masukan tentu menjadi sangat berarti.

Panorama langit mengagumkan akan tampak saat menunggu fajar tiba. Warna hitam malam akan tergantikan dengan gradasi warna kuning ke merah. Semakin lama, warna kuning akan semakin dominan menandakan matahari sudah mulai tinggi. Bila matahari telah benar-benar menghiasi pagi, maka warna langit yang semula hitam akan berganti biru dengan dihiasi awan berwarna putih. Bila anda membawa kamera, tentu menyenangkan bisa merekam setiap perubahan itu.

Begitu matahari telah terlihat bulat di ujung timur, barulah anda bisa menyaksikan pemandangan alam sekitar Bukit Tugel yang tak kalah mengagumkan. Menatap ke arah utara, anda bisa melihat Gunung Merapi yang berdiri kokoh di utara dengan bentukan serupa asap putih dari puncak gunungnya. Masih di arah utara, anda juga bisa melihat kegagahan Candi Prambanan yang menjadi candi Hindu tercantik.

Di arah lain, anda bisa melihat pemandangan kota Yogyakarta, persawahan dan pedusunan di sekitar bukit itu, beberapa candi yang terletak lebih di bawah, dan pemandangan menarik lainnya. Anda juga dibebaskan untuk menelusuri setiap sudut di Bukit Tugel itu. Setelah itu, anda akan berjalan pulang ke lokasi menginap semalam sambil menikmati pemandangan di kanan kiri trek menuju bukit Tugel.

November 14, 2008

Pendidikan Murah….

Filed under: Uncategorized — journalistry @ 3:59 am
Tags:

121thumbnail Siapa yang tidak kenal dengan gambar ini ?? rasa-rasanya gambar ini akan menemani kita selama 12 tahun dalam bidang pendidikan.Bagaimana tidak lambang yang menjadi penanda bahwa kita adalah pelajar Indonesia.Dan menjadi cerminan cendekiawan di masa depan ini.Selalu berada di tengah-tengah hidup kita dan selalu menemani kita kapanpun.

Ya,Itulah Tut Wuri Handayani atau di belakang memberikan dorongan.

Buat Yang Punya www.thinkroom.com

Filed under: Uncategorized — journalistry @ 3:36 am
Tags:

aduh…maaf banget ak jiplak punya kamu…ak baru aja nyoba2 nulis di Blog….kebetulan artikel kamu bagus banget….jadi ak copy aja….

sekali lagii mohon maaf dan terima kasih atas koreksinya…..

November 12, 2008

Social bookmark

Filed under: Uncategorized — journalistry @ 3:18 am
Tags:

Social bookmarking, cara efektif meningkatkan trafic web anda.

Social bookmark semacam digg, stumbleupon, de.icio.us, dan social bookmarking lainnya sangat membantu meningkatkan trafic ke suatu website. Bila website kita dimasukkan kedalam social bookmarking oleh pengunjung kita berarti web kita direkomendasikan oleh pengunjung tersebut ke pengguna internet lainnya. Hal ini menandakan bahwa konten kita menarik untuk dilihat. Dengan layanan semacam ini maka untuk mempromosikan website kita akan lebih mudah sebelum ada layanan social bookmarking. Kita hanya dapat mengandalkan search engine menampilkan web kita pada hasil pencariannya. Tentu bukan hal yang mudah.

Bahkan ada semacam istilah di dunia internet yaitu “dig proof” atau bisa diartikan kebal terhadap efek digg. Kenapa demikian? Karena pada awal perkembangan social bookmarking dimana digg merupakan pemain awal layanan ini maka bila suatu web dimasukkan ke dalam digg maka website tersebut akan kebanjiran trafic dari pengguna digg. Akibatnya beberapa website yang kurang dioptimasi menjadi down karena tidak dapat meng-handle trafic yang jumlahnya sangat banyak. Seperti kena serangan DDOS, web servernya langsung mampus. Hal yang membanggakan tentu web kita kebanjiran trafic pengunjung yang ingin melihat konten kita bukan untuk mematikan web kita seperti DDOS. Namun hal ini tentu merugikan kita bila web server kita sampai down, jadi perlu optimalisasi web server seperti penggunaan cache yang sangat membantu.

Anda sudah mengetahui pentingnya social bookmarking. Bila pengguna social bookmarking mampir di web anda dan ingin merekomendasikan web anda apa yang mereka lakukan? Pada dasarnya mereka akan login ke web mereka, meng-copy url web anda, dan memasukkan ke account social bookmarking mereka. Alangkah baiknya pengunjung tersebut bila ingin melakukan pekerjaan itu. Ada beberapa pengunjung yang menemukan konten yang pantas dilihat karena isinya yang menarik namun karena malas membuka account mereka, serta meng-copy paste url anda ke account mereka akibatnya web anda kehilangan kesempatan muncul di social bookmarking. Anda kehilangan kesempatan mempopulerkan konten anda.

Belakangan para pengguna web mulai memasukkan tombol-tombol social bookmarking yang bila diklik maka otomatis akan memasukkan url web anda ke social bookmarking. Hal ini akan sangat memudahkan dan tidak membuat pengunjung anda malas memasukkan web anda ke social bookmarking. Beberapa tombol ditampilkan sekaligus dengan icon-icon yang mewakili beragam web social bookmarking. Namun karena social bookmarking mulai menjadi layanan yang sangat menarik maka provider social bookmarking mulai banyak bermunculan dan kita kerepotan memasukkan tombol-tombol social bookmarking yang sangat banyak dan beragam. Belum jumlah yang banyak dapat merusak tampilan web kita. Bagaimana mengatasinya?

Solusinya adalah addthis.com. Dimana web ini akan menggenerate hanya 1 tombol yang bila diklik akan memasukkan konten anda ke beragam pilihan social bookmarking. Menarik bukan, selain tidak merusak tampilan web anda namun juga akan memberi kemudahan kepada pengunjung web anda karena tidak harus mengklik banyak icon yang membingungkan. Sebelum mempromosikan web anda ke social bookmarking jangan lupa aktifkan cache dan optimalkan web anda untuk antisipasi lonjakan trafik ke web anda. Anda juga dapat mendaftar ke beberapa layanan social bookmarking dan mempromosikan web anda melalui layanan mereka. Beberapa layanan social bookmarking yang layak anda coba antara lain:

Khusus untuk 3 link social terakhir adalah layanan khusus untuk pengguna Indonesia. Bila web anda berbahasa Indonesia ada baiknya anda menggunakan layanan tersebut karena akan lebih memudahkan pengguna internet dari Indonesia menemukan web anda.

writer with english

Filed under: Uncategorized — journalistry @ 2:56 am
Tags:

If you’ve always dreamed of being the next Hemingway or Vonnegut (or even Grisham), or perhaps if you just want to write better essays for school or posts for your blog … you need to sharpen those writing skills.

Becoming the best writer you can be isn’t easy, I won’t lie to you.

It takes hard work. But it’s worth the effort. And if it seems like an insurmountable task, there are some concrete things you can do today that will get you on the road to improvement.

Personally, I’ve been a fiction, newspaper, magazine and blog writer for 17 years now, writing for a variety of publications … and I’m still trying to improve. Every writer can get better, and no writer is perfect. I think I’ve grown tremendously as a writer over the last couple of decades, but it has been a painful journey. Let me share some of what I’ve learned.

No matter what level of writer you are, there should be a suggestion or twelve here that will help.

1. Read great writers. This may sound obvious, but it has to be said. This is the place to start. If you don’t read great writing, you won’t know how to do it. Everyone starts by learning from the masters, by emulating them, and then through them, you find your own voice. Read a lot. As much as possible. Pay close attention to style and mechanics in addition to content.

2. Write a lot. Try to write every day, or multiple times a day if possible. The more you write, the better you’ll get. Writing is a skill, and like any other skill, you have to practice it to get better. Write stuff for yourself, write for a blog, write for other publications. Write just to write, and have a blast doing it. It gets easier after awhile if you practice a lot.

3. Write down ideas, all the time. Keep a little notebook handy (Nabokov carried around index cards) and write down ideas for stories or articles or novels or characters. Write down snippets of conversation that you hear. Write down plot twists and visual details and fragments of song lyrics or poems that move you. Having these ideas written down helps, because they can inspire you or actually go directly into your writing. I like to keep a list of post ideas for my blog, and I continually add to it.

4. Create a writing ritual. Find a certain time of day when you can write without interruptions, and make it a routine. For me, mornings work best, but others might find lunch or evenings or midnight hours the best. Whatever works for you, make it a must-do thing every single day. Write for at least 30 minutes, but an hour is even better. If you’re a full-time writer, you’ll need to write for several hours a day, as I do. But don’t worry! It helps you get better.

5. Just write. If you’ve got blank paper or a blank screen staring at you, it can be intimidating. You might be tempted to go check your email or get a snack. Well, don’t even think about it, mister. Just start writing. Start typing away — it doesn’t matter what you write — and get the fingers moving. Once you get going, you get in the flow of things, and it gets easier. I like to start out by typing things like my name or a headline or something easy like that, and then the juices start flowing and stuff just pours out of me. But the key is to just get going.

6. Eliminate distractions. Writing does not work well with multi-tasking or background noise. It’s best done in quiet, or with some mellow music playing. Do your writing with a minimal writer like WriteRoom or DarkRoom or Writer, and do it in full-screen. Turn off email or IM notifications, turn off the phone and your cell phone, turn off the TV, and clear off your desk … you can stuff everything in a drawer for now until you have time to sort everything out later … but don’t get into sorting mode now, because it’s writing time! Clear away distractions so you can work without interruption.

7. Plan, then write. This may sound contradictory to the above “just write” tip, but it’s not really. I find it useful to do my planning or pre-writing thinking before I sit down to write. I’ll think about it during my daily run, or walk around for a bit to brainstorm, then write things down and do an outline if necessary. Then, when I’m ready, I can sit down and just crank out the text. The thinking’s already been done. For a great method for planning out a novel, see the Snowflake Method.

8. Experiment. Just because you want to emulate the great writers doesn’t mean you have to be exactly like them. Try out new things. Steal bits from other people. Experiment with your style, your voice, your mechanics, your themes. Try out new words. Invent new words. Experimentalize everything. And see what works, and toss out what doesn’t.

9. Revise. If you really crank out the text, and experiment, and just let things flow, you’ll need to go back over it. Yes, that means you. Many writers hate revising, because it seems like so much work when they’ve already done the writing. But if you want to be a good writer, you need to learn to revise. Because revision is where good writing really is. It separates the mediocre from the great. Go back over everything, looking not only for grammar and spelling mistakes, but for unnecessary words and awkward structures and confusing sentences. Aim for clarity, for strength, for freshness.

10. Be concise. This is best done during the revision process, but you need to edit every sentence and paragraph and remove everything but the essential. A short sentence is preferred over a longer one, and a clear word is preferred over two in jargonese. Compact is powerful.

11. Use powerful sentences. Aim for shorter sentences with strong verbs. Of course, not every sentence should be the same — you need variation — but try to create sentences with oomph. You might find this easier to do in the revision stage, as it might not be something you’re thinking about when you’re pumping out that first draft.

12. Get feedback. You can’t get better in a vacuum. Get someone to read over your stuff — preferably a good writer or editor. Someone who reads a lot, and can give you honest and intelligent feedback. And then listen. Really try to understand the criticism and accept it and use it to improve. Instead of being hurt, thank your editor for helping you get better.

13. Put yourself out there. At some point, you’ll need to let others read your writing. Not just the person who you’re allowing to read it, but the general public. You’ll need to publish your book or short story or poem, or write for a publication. If you’re already doing a blog, that’s good, but if no one reads it, then you need to find a bigger blog and try to submit a guest post. Putting your writing out in the public can be nerve-wracking, but it is a crucial (if painful) part of every writer’s growth. Just do it.

14. Learn to be conversational. Many people write too stiffly. I find that it’s so much better to write like you talk (without all the umms and uhhs). People relate to it better. It’s not an easy task at first, but it’s something to strive for. And that brings up another point — it’s better to break the rules of grammar in order to sound conversational (as I did in the last sentence) than to sound stilted just so you can follow the proper rules. But don’t break the rules of grammar without good reason — know that you’re doing it, and why.

15. Start and end strong. The most important parts of your writing are the beginning and end. Especially the beginning. If you don’t hook your reader in the beginning, they won’t read the rest of your writing. So when you’ve written your first draft, spend some extra time crafting a good beginning. Get them interested and wanting to know more. And when you’re done with that, write a good ending … that will leave them wanting more of your writing.

sumber : lifehacks.com

Tips memulai karir sebagai freelancer

Filed under: Uncategorized — journalistry @ 2:45 am
Tags:

Saya memulai karir sebagai full freelancer kurang lebih sekitar 1 tahun lalu. Hasilnya bisa dibilang cukup untuk usaha saya. Pada dasarnya saya tidak terlalu giat mencari proyek dan terkadang dalam sebulan malah sibuk dengan proyek pribadi. Namun buat saya start awal menjadi freelancer cukup membuat saya puas karena dalam sebulan saya mendapat beberapa client bahkan ada yang cukup loyal. Karena itu saya ingin berbagi tips agar bisa memulai karir freelance dengan baik. Berikut tips saya:

  1. Sebelum memulai ada beberapa kriteria yang yang sebaiknya anda penuhi agar mempermudah karir anda sebagai freelancer. Bukan syarat mutlak namun sangat berpengaruh akan kemajuan karir freelancer anda. Syarat tersebut antara lain:
    • Menguasai bahasa Inggris, minimal baca tulis. Kalau tidak anda akan kesulitan untuk berkomunikasi dengan client anda.
    • Memiliki skill yang cukup untuk bersaing dengan freelancer lainnya. Anda harus mempunyai kemampuan yang dapat diandalkan sebelum masuk ke dunia freelancer karena bila anda mengecewakan klien maka akan berdampak pada reputasi anda seterusnya.
    • Akses internet yang lancar karena semua pekerjaan dan komunikasi melalui internet maka hampir dipastikan syarat ini harus dipenuhi.
    • Memiliki website sendiri sebagai portofolio anda sehingga klien dengan mudah mengetahui siapa anda. Tidak mutlak tapi sangat membantu untuk meyakinkan klien bahwa anda adalah orang yang dia cari.
  2. Daftar ke website penyedia project. Daftar web yang bisa dicoba bisa lihat di tulisan saya sebelumnya “Website untuk para creative freelancer”. Untuk permulaan saya menyarankan menggunakan getafreelancer.com(GAF) karena banyak proyek kecil yang bisa anda coba ikuti. Selain ga ribet harus test, bikin proposal, dan prosedur lainnya yang banyak digunakan di website lain GAF juga tidak terlalu membatasi freelancer dalam jumlah mengikuti penawaran proyek. Tidak seperti website lain yang sangat membatasi jumlah keikutsertaan dalam penawaran proyek untuk account gratis. Untuk memiliki kesempatan lebih ikut dalam penawaran anda harus membayar sekian dollar untuk website lainnya.
  3. Setelah mendaftar, silakan cari proyek yang anda ingin ikuti. Berikut adalah saran dalam memilih proyek:
    • Pilih proyek yang pasti bisa anda selesaikan. Kalau perlu lakukan riset terlebih dahulu sebelum mengikuti penawaran.
    • Jangan tamak dan langsung ikut menawar pada proyek bernilai besar. Mulailah dengan proyek kecil dengan tujuan mengumpulkan review dan feedback dari client sebanyak mungkin.
    • Baca secara detail requirement proyek dan pastikan anda memahami apa yang diinginkan oleh pemilik proyek.
    • Sebaiknya anda memilih spesialis anda, misalnya anda spesialis WordPress, Drupal, atau CMS lainnya. Dengan demikian anda memiliki feedback yang sesuai dengan spesialis anda dan lebih meyakinkan klien lain bila anda menawar proyek serupa yang pernah anda kerjakan sebelumnya.
  4. Setelah memilih proyek, saatnya membujuk klien anda agar memilih anda dalam mengerjakan proyek miliknya. Caranya bisa seperti berikut:
    • Perkenalkan secara singkat diri anda dan kemampuan anda.
    • Yakinkan klien bahwa anda mengerti apa yang klien anda inginkan.
    • Berikan saran atau ide yang dapat membuat proyek klien jadi lebih baik.
    • Tunjukkan apa yang pernah anda buat sebelumnya, sebaiknya tunjukkan karya anda yang kira-kira mirip dengan proyek yang anda tawar.
  5. Bila klien anda tertarik dan membalas pesan anda. Jangan sia-siakan kesempatan. Bujuk rayu dan yakinkan klien bahwa anda tidak akan mengecewakan klien. Namun pastikan requirement, prosedur pengerjaan, biaya, dan pembayaran telah jelas sebelum anda deal dengan klien anda.
  6. Selamat, anda terpilih untuk mengerjakan proyek ini. Bila email pemberitahuan telah sampai di inbox anda, anda harus segera menyiapkan segala sesuatunya untuk memulai proyek anda. Anda bisa menggunakan beberapa tool kolaborasi untuk memudahkan komunikasi dengan klien anda.
  7. Selama pengerjaan proyek, pastikan klien anda mengetahui apa yang anda sedang kerjakan. Minimal 3 hari sekali anda memberikan laporan kepada klien anda. Makin sering makin baik, misalya sehari sekali.
  8. Minta review dan komentar klien anda untuk proyek yang sedang anda kerjakan. Misalnya selesai bagian tampilan, tanyakan komentarnya agar bila ada perubahan tidak perlu dilakukan perubahan besar-besaran bila hal ini anda lakukan di akhir proyek.
  9. Pastikan permintaan klien selama pengerjaan proyek tidak melenceng dari requirement proyek. Bila hanya perubahan kecil maka bisa saja anda penuhi, namun bila perubahan termasuk besar mungkin anda bisa mengajukan perubahan anggaran biaya proyek.
  10. Pastikan klien anda puas dengan pekerjaan anda dengan menyelesaikan proyek tepat waktu dan sesuai dengan requirement proyek. Karena besar kemungkinan klien anda akan meminta anda melakukan pekerjaan lain bila ia puas dengan pekerjaan anda.

Demikianlah tips dari saya dalam memulai karir freelance anda. Karena besar kemungkinan bila anda tidak memulai dengan baik dan anda merasakan kegagalan dengan freelance maka anda dapat saja trauma dan tidak ingin melakukannya lagi. Padahal bisa saja kegagalan tersebut bukan karena ketidakmampuan anda, akan tetapi hanya karena kekurangtauan anda bagaimana memulainya dengan baik. Selamat mencoba.

sumber : www.thinkroom.com

Hello world!

Filed under: Uncategorized — journalistry @ 1:49 am

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Theme: Rubric. Blog pada WordPress.com.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.